Analisis Kondisi Cuaca Saat Terjadi Puting Beliung (Waterspout) di Kabupaten Kepulauan Seribu (23 Oktober 2017)

  • Admin Datin
  • 02 Nov 2017
Analisis Kondisi Cuaca Saat Terjadi Puting Beliung (Waterspout) di Kabupaten Kepulauan Seribu (23 Oktober 2017)

Oleh:

  • ADI SAPUTRA, S.Si (PMG Muda Sta. Met. Kelas I Radin Inten II - Bandar Lampung BMKG)
  • FAHRIZAL, S.P. (PMG Muda Sta. Met. Kelas I Radin Inten II - Bandar Lampung BMKG)
Letak Topografi Kepulauan seribu yang berada di sebelah Utara Teluk jakarta dan dikelilingi oleh Laut Jawa berpotensi bagi terjadinya cuaca ekstrim di pulau tersebut. Fenomena cuaca ekstrim berupa kejadian puting beliung yang terjadi di daerah Pulau Karang lebar, Kelurahan Pulau Hrapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Kabupaten Kepulauan Seribu pada tanggal 23 Oktober 2017 sekitar pukul 09.00 WIB terlihat dua pusaran angin/puting beliung (waterspout) yang menuju ke antara Pulau Opak dan Pulau Kaliage kemudian pusaran angin tersebut mengarah ke Pulau Karang Besar. Beruntung tidak ada korban jiwa dan kerusakan rumah dalam kejadian tersebut, namun sebagian pepohonan di pulau tersebut mengalami kerusakan, sumber : www.tribunnews.com. Berdasarkan Analisa SATAID diketahui bahwa pengaruh cuaca skala lokal yang kuat dan diperkuat adanya shear (belokan) angin di atas laut jawa memberikan pengaruh dalam pembentukan awan Cb Tunggal penyebab kejadian puting beliung.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

  • 29 Mar 2020, 06:10:35 WIB
  • 5.2 SR
  • 631 Km
  • 7.39 LS - 124.19 BT
  • 31 Mar 2020, 02:19:23 WIB
  • 3.9
  • 70 Km
  • 8.94 LS 114.44 BT
  • Pusat gempa berada di laut 68 km BaratDaya Jembrana
  • Dirasakan (Skala MMI) : II Kuta,
  • Selengkapnya →